3.9. Pengertian Booting Pada Komputer dan Jenis-jenisnya

Memahami Pengertian Booting Pada Komputer dan Jenis-jenisnya

gambar 1.1 booting pada komputer
gambar. booting-pada-komputer
Pengertian Booting Pada Komputer – Bagi Anda pemiliki komputer atau PC, pasti sering menemui yang namanya proses booting. Lalu sebenarnya apa pengertian botting pada komputer? Booting sendiri merupakan proses penyalaan komputer hingga pengambilalihan secara menyeluruh terhadap perangkat komputer. Namun yang perlu Anda ketahui, ketika proses booting berlangsung, tentu saja komputer sudah dalam keadaan menyala.

Pengertian Booting Pada Komputer

Ketika Anda menekan tombol power pada komputer, proses boot yang menjadi bagian dari booting ini akan berjalan. Pada proses ini pengguna akan melihat start-up dari ROM komputer, dan memulai sistem operasi dari boot disk di komputer.
Booting sendiri sangatt identik dengan BIOS atau Basic Input Output System. BIOS sendiri merupakan kode software yang secara otomatis tertanam pada komputer atau PC. Fungsi BIOS sendiri tergolong sangat vital pada sebuah komputer. Karena melalui BIOS, pengguna dapat menemukan informasi visual ketika komputer dinyalakan.
Namun, ada rumor yang menyebutkan kalau BIOS akan dihilang pada sebuah komputer, dan digantikan dengan sistem teknologi UEFI yang diklaim lebih canggih dari BIOS.
Setelah mengetahui apa itu Booting dan BIOS, ada baiknya Anda juga mengetahui tahapan-tahapan yang dilakukan ketika ingin melakukan booting pada komputer atau PC.

Tahapan-tahapan Proses Booting Pada Komputer

1. Ketika tombol power pada CPU ditekan, komputer akan segera hidup dengan status memori yang masih kosong. Saat itu juga prosesor belum bisa menjalankan berbagai intruksi. Setelah itu prosesor akan langsung menjalankan BIOS.
2. Seketika BIOS akan sementara mengambil alih sistem operasi pada komputer,dan dilanjutkan dengan melakukan scan terhadap seluruh galat yang terjadi pada memori ataupun perangkat-perangkat yang sedang terhubung ke komputer. Proses pengecekan tersebut dikenal dengan nama POST (Power-On Self Test).
3. Selanjutnya BIOS akan melakukan proses mencari kartu grafis yang tertanam pada komputer, lalu jika sudah ditemukan BIOS akan menjalankan kartu grafis. Selain itu BIOS juga akan melakukan pengecekan terhadap ROM.
4. Jika semua yang diperlukan sudah di cek oleh BIOS dan tidka ada masalah yang terjadi, BIOS akan langsung mencari sistem operasi yang sudah terinstal pada komputer lalu memuatnya pada memori sebelum akhirnya sistem operasi tersebut akan dijalankan. Permasalahan yang sering terjadi ketika sistem operasi rusak, adalah biasanya komputer akan langsung mengalihkan tampilan layar menuju BIOS.
5. Jika komputer sudah berhasil diambil oleh sistem operasi, pengguna bisa langsung mengakses berbagai aplikasi dan fitur yang ada sistem operasi tersebut.
Itu tadi merupakan tahapan-tahapan proses booting hingga sistem operasi mengambil alih komputer. Selanjutnya, Anda juga perlu mengetahui kalau booting itu dibagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis booting pada komputer.

Jenis-Jenis Booting Pada Komputer

Warm boot – Proses booting ini merupakan proses dimana booting dilakukan ketika komputer sudah dalam keadaan menyala atau sudah dialiri listrik. Proses ini lebih dikenal dengan nama Restart.
Reboot – Proses reebot atau mengulang kembali sistem dari awal, biasanya terjadi dikarenakan sistem yang tidak memberikan reaksi dalam beberapa lama, atau pengguna yang melakukan perubahan pada pengaturan sistem.
Soft boot – Soft boot merupakan booting yang dikendalikan secara langsung oleh sistem
Hard boot – Berbanding terbalik dengan soft boot, untuk hard boot ini merupakan boot yang dilakukan secara paksa.

0 Comments

Post a Comment